Dan Ibrahim telah mewasiatkan ucapan itu kepada anak-anaknya, demikian pula Yakub. (Ibrahim berkata): “Hai anak-anakku! Sesungguhnya Allah telah memilih agama ini bagimu, maka janganlah kamu mati kecuali dalam memeluk agama Islam”.
Adakah kamu hadir ketika Yakub kedatangan (tanda-tanda) maut, ketika ia berkata kepada anak-anaknya: “Apa yang kamu sembah sepeninggalku?” Mereka menjawab: “Kami akan menyembah Tuhanmu dan Tuhan nenek moyangmu, Ibrahim, Ismail dan Ishak, (yaitu) Tuhan Yang Maha Esa dan kami hanya tunduk patuh kepada-Nya.” …
عم العلاء بن زياد قال: سأل رجل عبد الله بن عمرو بن العاص فقال: أي المؤمنين أفضل إسلاما؟ قال: من سلم المسلمون من لسانه ويده. قال: فأي الجهاد أفضل؟ قال: من جاهد نفسه في ذات الله. قال: فأي المهاجرين أفضل؟ قال: من جاهد لنفسه وهواه في ذات الله. قال: أنت قلته يا عبد الله بن عمرو أو رسول الله صلى الله عليه وسلم؟ قال: بل رسول الله صلى الله عليه وسلم قاله.
Saking Al ‘Alaa bin Ziyad ngendika : wonten piyai kakung nyuwun persa dateng Abdullah bin Amr bin Al ‘Ash Radhiayallohu’anhu, piyambakipun matur : Tiang mukmin pundi ingkang langkung afdhol islamipun? Abdullah bin Amr mangsuli :”yaiku wong Islam sing selamet saka pangucape lan tangane”. Piyambakipun nyuwun persa malih : Jihad ingkang kadhos pundi ingkang langkung afdhol? Abdullah bin Amr mangsuli : “yaiku wong kang jihad merangi awake dewe kanggo golek ridhane Allah.” Piyambakipun nyuwun persa malih : Tiang hijrah kadhos pundi ingkang langkung afdhol? Abdullah bin Amr mangsuli :” yaiku wong kang jihad merangi awake dewe lan nafsune kanggo golek ridhane Allah.” Piyambakipun nyuwun persa malih: Panjenengan piyambak ingkang ngendika mekaten punopo Rasulullah Shollallohu’alihi wasalam? Abdullah bin Amr mangsuli : Malah Rosulullah Shollallohu’alihi wasalam sing paring pangandikan[1]
Yayasan Muslim Merapi, yang berlokasi di Boyolali lahir dengan tujuan untuk ikut serta berpartisipasi untuk memajukan kaum muslimin di lereng Merapi. Oleh karena itulah Yayasan Muslim Merapi berencana untuk membuat panti asuhan di daerah Karanganyar, Mliwis, Cepogo, Boyolali.
Calon Panti Asuhan Yayasan Muslim Merapi
Berawal dari keinginan kami untuk membuat kaum muslimin terutama mereka yang masih berusia emas, agar dapat memanfaatkan masa-masa emas mereka untuk kebaikan, menghafalkan al Quran. Namun terkadang kita jumpai sebagian kondisi mereka, jangankan terpikirkan untuk menghapalkan al Quran, mengurusi kehidupan saja pun susah. Inilah yang mendasari kami untuk membuat panti asuhan ini.
Alhamdulillah, sebagai langkah awal, ada seorang rekan kami yang bersedia meminjamkan rumahnya untuk dijadikan lokasi panti asuhan, sebelum kami bisa membuat sendiri di atas tanah yang sedang dibebaskan. Oleh karena itu, kami bermaksud untuk mengajak para muhsinin dan donator sekalian yang terketuk hatinya untuk sama-sama mewujudkan amalan shalih ini. Rincian yang kami butuhkan adalah sebagai berikut:
PERBAIKAN TEMPAT & SARPRAS DAN SEWA TEMPAT
– Perbaikan rumah, buat dipan 3 (tingkat 2) & single 1, beli kasur & selimut, buat lemari : Rp. 11.000.000,-
BIAYA BULANAN :
NO
URAIAN
JUMLAH (Rp)
1
Makan 5 santri & 1 ustadz ; 15.000 x 6 orang x 30 hari
2.400.000
2
Uang saku sekolah 5000 x 5 orang x 30 hari
750.000
3
Uang kesehatan 50.000 x 6 orang
300.000
4
Perlengkapan mandi 10.000 x 6 orang/bulan
60.000
5
Loundry 6 orang
200.000
6
Pajak listrik
50.000
7
Mukafaah ustadz
600.000
8
Lain-lain/biaya tak terduga
250.000
JUMLAH
4.710.000
Berikut kami sertakan juga susunan pengurus Yayasan Muslim Merapi: Pembina Ketua : Ust. Muhammad Jamaludin (Staff Pengajar SDIST Ibnul Qoyim Surakarta) Anggota :
– Ust. Robby Aryanto (Staf Pengajar PP. Ihyaussunnah Tasik Malaya/Pemateri tetap INSAN TV) – Ust. Amrullah Akadhinta (Pemateri tetap Radio Muslim Yogyakarta) – Ust. Umair Suharlan, Lc (Mudir Aliyah PP. Al Irsyad Salatiga/Pemateri tetap INSAN TV)
Pengawas Ketua : Bambang Sugiyarto Anggota :
– Riyanto, S. Pd. – Suwardi
Pengurus Ketua : Mulyono
Sekretaris : Tri Maryanto
Bendahara :
– Marsono
– Witopo
Seksi Humas :
– Slamet Riyanto, S. Pd – Suyono
Seksi Dakwah : – Parjono
Pembantu Umum :
– Purwanto
– Ahmad Arwani
– Mardiono
Demikian proposal ini kami sampaikan, sekali lagi kami mengajak kepada donatur dan para muhsinin yang terketuk hatinya untuk bisa bersama-sama mewujudkan amal shalih ini.
Bantuan dapat dikirimkan melalui rekening Yayasan Muslim Merapi
Bank Mandiri, No. rekening : 900-00-0467281-3 a.n Mulyono
Diharapkan dapat mengkonfirmasi melalui sms ke 0838 6592 9467 / 0858 7912 9457 dengan format donasi#Nama#Alamat#Kota#Jumlah.
Kepanikan para ABG yg baru mau mencoblos tahun ini, sudah tidak terbendung.
Opini fatwa ulama terus digulirkan dalam rangka mencipta image PEMILU HASANAH.
Usia yg relatif muda ditambah wawasan hidup yg masih hijau, membuat mereka galau.
Adapun asumsi mereka itu itu aja, diantaranya :
1. Ketakutan kafir menguasai negara.
Tidakkah mereka melihat dari aparat pemerintah dan keamanan adalah muslim.Dari tukang sapu sampai presidennya muslim.Dari prajurit sampai jendralnya muslim.
Ah dasar ABG….
2. Adanya fatwa ulama.
Sebenarnya fatwa ulama membolehkan kalau darurat memang NYATA bukan KHAYALAN.
Tetapi Pertanyaan kepada ulama DIKONDISIKAN indonesia darurat.
Tentu saja para ulama “menganjurkan” nyoblos.Coba kalo pertanyaannya :Ya Syekh negeri kami mau pemilu dari tahun ke tahun aman aman saja, nyoblos nggak nyoblos sama aja.
Bahkan partai dakwah saja sudah gulung tikar aqidahnya, juga partai kafir PDS sudah bangkrut, bagaimana pendapat anda ya Syekh ?
Tentu jawabannya akan lain.Cobalah perhatikan isi pertanyaan kepada ulama, penuh dengan ketakutan.
Ah dasar ABG…
3. Alasan darurat.
Yg MEMVONIS DARURAT adalah aparat keamanan atau ulama.
Aparat keamanan santai santai saja. Ulama tidak melihat mudharat yg mengkhawatirkan.
Hanya para ABG saja yg menyebarkan BERITA SERAM lewat media sosial.
Yang serem tahun 48, 65, 74, 84, 98 itu pun cuma sebagian daerah.
Ah dasar ABG…
4. Takut syiah.
Ini lebih parah lagi, bikin ndak bisa tidur. Padahal calegnya cuma 10 ekor dari 200000 caleg yg ada. Itu pun kalo mereka lolos semua. Rapuh sekali iman dan tauhid, MANA NYALI Ahlus sunnah. Ah dasar ABG.
dalam urusan dunia…PENGALAMAN ADALAH GURU YANG PALING BAIK
Saestunipun nikmat ingkang sakalangkung ageng, ingkang dipun paringanken dumateng kula saha panjenengan inggih menika nikmat iman saha nikmat lumampah ing margining Sunnah Nabi Shollallahu’alaihiwasalam. Amargi sak estunipun, kekalih nikmat menika namung dipun paringanken Alloh Subhanahuwata’ala dumateng kawulanipun ingkang saestu-estu nderek Sunnahipun Rosululloh inggih menika, kanthi ngudi ilmi syar’i ingkang sumberipun saking Al qur’an saha As Sunnah kanthi pemahaman salaful ummah.
Menawi dipun setitekaken sakmenika kathah para dai, namung dai ingkang dakwah kanthi ilmu saha cara ingkang adedasar dawuhipun Alloh Subhanahuwata’ala saha Sunnah Rosululloh menika namung sekedik. Menapa malih ingkang sami adedasar fatwa-fatwanipun para ulama ing kalangan para sahabat saha ulama saksampunipun para sahabat ingkang gesangipun tansah dipun renggani (dihiasi) dining pangandikanipun Alloh Subhanahuwata’ala saha Rosululloh Subhanahuwata’ala. Panci saestu namung sekedik sanget dai ingkang kados kasebat kalawau, mugi-mugi wanci ingkang badhe dumugi, tuwuh generasi ingkang ngajak dateng para umat wangsul dumateng islam ingkang adedasar ilmi saha cara ingkang kebak hikmah.